Rabu, 16 November 2016

BAB 1 RISIKO: PENDAHULUAN (MANAJEMEN RISIKO)



Risiko merupakan kata yang sudah kita dengar hamper setiap hari. Biasanya kata tersebut mempunyai konotasi yang negative, sesuatu yang tidak kita sukai, sesuatu yang ingin kita hindari.
                Apa yang bermaksud dengan risiko? Risiko bisa didefinisikan dengan berbagai cara. Sebagai contoh, risiko bisa didefinisikan sebagai kejadian yang merugikan. Definisi lainyang sering dipakai untuk analisis investasi, adalah kemungkinan hasil yang diperoleh menyimpang dari yang diharapkan. Deviasi standar merupakan alat statisti yang bisa digunakan untuk mengukur penyimpangan. Pengukuran yang lain adalah menggunakan probabilitas.
A.      Risiko dan Kondisi Ketidakpastian
Risiko muncul karena ada kondisi ketidakpastian. Praktis kita menghadapi banyak ketidakpastian di dunia ini. Sebagai contoh, hari ini bisa hujan, bisa juga tidak hujan. Investasi kita bisa mendatangkan keuntungan (harga naik), bisa juga menyebabkan kerugian (harga turun). Ketidakpastian tersebut menyebabkan munculnya risiko. Ketidakpastian itu sendiri ada banyak tingkatannya. Table berikut ini menunjukkan tingkatan ketidakpastian dengan karakteristiknya.
TINGKAT KETIDAKPASTIAN
KARAKTERISTIK
CONTOH
Tidak ada (Pasti)
Hasil bisa diprediksi dengan pasti
Hukum alam
Ketidakpastian objektif
Hasil bisa diidentifikasi dan probabilitas diketahui
Permainan dadu, Kartu
Ketidakpastian subjektif
Hasil bisa diidentifikasi tapi probabilitas tidak diketahui
Kebakaran, Kecelakaan mobil, Investasi
Sangat ditidak pasti
Hasil tidak bisa diidentifikasi dan probabilitas tidak diketahui
Eksplorasi angkasa

B.      Tipe – Tipe Risiko
1.       Risiko murni adalah risiko dimana kemungkinan kerugian ada, tetapi kemungkinan keuntungan tidak ada
2.       Risiko spekulatif adalah risiko di mana kita mengharapkan kerugian dan juga keuntungan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar